Aku telah bebas
Kehidupanku tadinya terbatas
Batasnya alamku sendiri
Keinginan ku hendak bebas
Bebas berdiri sendiri.
Kehidupanku adalah ibarat burung
Mata terlepas badan terkurung
Perbuatan orang aku yang menangung
Kerana aku dalamnya terkandung.
Aku ingin bebas
Tetapi tak lepas
Dengan jalan yang terbatas
Aku tak merasa puas.
Akui sebagai abdi dalam
Sangat merasa tertekan
Pagi petang siang malam
Selalu merindukan kebebasan.
Wahai insan yang mengandung aku
Tidakkah kau salah memahami aku
Tidakkah kau tahu
Kehidupanmu bergantung padaku?
Aku,bukanlah aku akuan
Seperti yang ada pada orang kebanyakan.
Aku datang dari pada Tuhan
Di dalam badan diriku aku ditempatkan.
Aku menderita,aku merana
Aku terseksa
Keinginan berbahagia
Salah jalan,aku yang merasa.
Sekarang aku telah bebas
Bebas tetapi tak lepas
Dengan jalan yang tak terbatas
Aku mengarungi lautan luas.
Dari abdi dalam
Aku jadikan diriku abdi Tuhan
Menjalani lautan kehidupan
Dengan mengamalkan ilmu pengetahuan.
Jalanku jalan pengakuan
Mengadakan pengakuan
Untuk mendapat pengakuan
Pengakuan akan adanya Tuhan.
Jalan ini ku perdapat
Setelah memahami “Dua kalimah Syahadah”
Bukankah kalimah ini mengandung hikmat
Pengakuan,pangkat dan martabat.
(Dr Bagindo Muchtar)
No comments:
Post a Comment